Dalam bahasa pemrograman dengan PHP, operator merupakan simbol khusus yang digunakan untuk melakukan operasi pada satu nilai ataupun lebih. Penggunaan operator menjadi penting karena hampir semua proses logika, perhitungan dan pengambilan keputusan pada PHP menggunakan operator.
Baca Juga: Tipe Data Pada Bahasa PHP
Jenis-jenis Operator PHP
PHP telah menyediakan beberapa jenis operator sesuai dengan kebutuhan pemrograman, diantaranya adalah:
- Operator Aritmatika
Merupakan operator yang digunakan untuk operasi matematika.
| Operator | Keterangan |
| + | penjumlahan |
| – | pengurangan |
| * | perkalian |
| / | pembagian |
| % | modulus |
Contoh:
<?php
$a = 10;
$b = 3;
echo $a + $b; // 13
echo $a % $b; // 1
?>
- Operator Assignment
Operator ini digunakan untuk memberikan nilai pada sebuah variable.
| Operator | Contoh |
| = | $a = 5 |
| += | $a += 5 |
| -= | $a -= 5 |
| *= | $a *= 5 |
| /= | $a /= 5 |
- Operator Perbandingan
Operator ini digunakan untuk membangdingkan dua nilai, hasil dari operator ini adalah nilai dengan tipe data boolean yaitu true atau false. Operator ini banyak digunakan untuk pembuatan logika dalam kondisi “if”.
| Operator | Fungsi |
| == | sama dengan |
| != | tidak sama dengan |
| > | lebih dari |
| < | Kurang dari |
| >= | lebih dari sama dengan |
| <= | kurang dari sama dengan |
Contoh:
<?php
$a = 5;
$b = 10;
var_dump($a < $b); // kondisi perbandingan ini akna menghasilkan true
?>
- Operator Identitas
Sebenarnya operator ini hampir sama dengan operator perbandingan, hanya saja pada operator ini tidak hanya nilai tapi juga membandingkan tipe data.
| Operator | Fungsi |
| === | nilai dan tipe sama dengan |
| !== | nilai atau tipe tidak sama dengan |
Contoh:
<?php
var_dump(5 === “5”); // perbandingan ini menghasilkan false, karena 5 pertama adalah tipe data integer sedangkan 5 kedua adalah tipe data string
?>
- Operator Logika
Operator ini akan digunakan pada kondisi, seperti saat kita ingin membandingkan kondisi A dan kondisi B harus memenuhi kondisi dengan nilai tertentu atau membandingkan salah satu antara kondisi C atau kondisi D memiliki nilai tertentu.
| Operator | Fungsi |
| && | AND, untuk menggabungkan beberapa kondisi dengan nilai true |
| || | OR, dianggap benar jika salah satu kondisi memiliki nilai true |
Contoh:
<?php
$umur = 20;
if ($umur >= 18 && $umur <= 30) {
echo “Umur valid”;
}
?>
- Operator Increment dan decrement
Operator ini dapat digunakan untuk menambah atau mengurangi suatu nilai.
| Operator | Fungsi |
| ++ | menambah 1 pada nilai |
| — | mengurangi 1 pada nilai |
Contoh:
<?php
$i = 5;
$i++;
echo $i; // 6
?>
- Operator String
PHP menyediakan operator khusus untuk dapat melakukan operasi pada tipe data string.
| Operator | Fungsi |
| . | menggabungkan string |
| .= | menggabungkan string dan menyimpannya pada variable |
Contoh:
<?php
$nama = “PHP”;
$teks = “Belajar ” . $nama;
echo $teks;
?>
Kesimpulan
Memahami operator PHP merupakan hal yang sangat penting dikeranakan semua operator ini akan kita gunakan dalam penulisan kode nantinya. Dan pada artikel ini kita sudah membahasa beberapa operator yang akan sering kita gunakan pada PHP, untuk lebih lengkapnya sendiri kita bisa coba baca pada dokumentasi resmi milik PHP. Jika sudah memahami operator apa saja yang ada pada PHP, selanjutnya kita akan membahas materi terkait kondisi if dan perulangan.