php

Kondisi dalam PHP: if, else, elseif dan switch

Dalam sebuah kode pemrograman tidak semua kode dijalankan berurutan, ada saatnya dimana kita membutuhkan suatu kondisi ketika sebuah kode dijalankan. Pada kode pemrograman, struktur kondisi if, else, elseif dan switch adalah hal umum yang biasa kita temukan, begitupun dalam bahasa PHP.

Kondisi dalam bahas pemrograman PHP memungkinkan kita untuk dapat menentukan kode program mana yang dijalankan berdasarkan kondisi tertentu.

Baca Juga: tutorial variabel pada PHP

Kondisi dalam PHP

Kondisi dalam PHP adalah sebuah mekanisme untuk menentukan alur kerja sebuah kode berdasarkan krteria yang sudah ditentukan, hasil dari kondisi tersebut bernilai true atau false. Berikut ini adalah contoh yang biasa digunakan:

  • Kondisi if
    kondisi if akan menjalan kode program jika hasil dari kondisi tersebut bernilai true.

    Contoh:
<?php
$nilai = 80;

if ($nilai >= 75) {
    echo "Anda lulus";
}
?>
  • Kondisi if…else
    Pada kondisi if else, kita dapat memisahkan kode program yang hendak dijalanan ketika nilai bernilai true atau false.

    Contoh:
<?php
$nilai = 60;

if ($nilai >= 75) {
    echo "Anda lulus";
} else {
    echo "Anda tidak lulus";
}
?>
  • Kondisi if…elseif…else
    Pada kondisi if elseif dan else, kita dapat menjalankan kode program lebih dari satu pada nilai kondisi true. Biasanya digunakan untuk menangani kondisi yang cukup kompleks.

    Contoh:
<?php
$nilai = 85;

if ($nilai >= 90) {
    echo "Grade A";
} elseif ($nilai >= 80) {
    echo "Grade B";
} elseif ($nilai >= 70) {
    echo "Grade C";
} else {
    echo "Grade D";
}
?>
  • Kondisi switch
    Kondisi swicth biasa digunakan untuk membandingkan kondisi yang memiliki banyak nilai, pada beberapa situasi kondisi swicth lebih direkomendasikan dari pada kondisi if dengan alasan kode lebih rapi sehingga mudah untuk di maintenance.

    Contoh:
<?php
$hari = "Senin";

switch ($hari) {
    case "Senin":
        echo "Hari kerja";
        break;
    case "Sabtu":
    case "Minggu":
        echo "Hari libur";
        break;
    default:
        echo "Hari tidak dikenal";
}
?>

Kesalahan umum pemula

  • Keliru saat menggunakan operator pembanding (= vs ==).
  • Lupa menggunakan break pada saat menggunakan switch.

Kesimpulan

Memahami kondisi di bahasa pemrograman PHP merupakan hal yang sangat penting untuk dapat menguasai bahasa pemrograman ini. Dengan memanfaatkan kondisi, kode program yang kita buat dapat bekerja secara dinamis dan memiliki alur logika program yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *